WELCOME TO

PASIFIK GROUP INTERNATIONAL

STRUKTUR

DANIEL KOO

Chairman of PT. Pasifik Group International

I KOMANG GDE SUBUDI

Kepala Cabang PASIFIK GROUP Cabang Bali, NTT & NTB, Member Kadin Bali

LUQMANUL HAKIM

Komisaris PT. Pasifik Group International, Direktur PT. Pasifik Pastech Teknologi, Direktur PT. HPNK Certification Center

ANGGORO BUDIMAN

Direktur of PT. Pasifik Group International

IRFAN YULIUS YUSUF

Direktur of PT. Pasifik Elevator Solution

Halo dan selamat datang di situs resmi PASIFIK GROUP !

 

Didirikan pada tahun 2005, PASIFIK GROUP adalah perusahaan asal Indonesia yang bergerak di bidang konstruksi, real estat, perdagangan, dan investasi. Di sektor konstruksi, PASIFIK GROUP merupakan salah satu perusahaan konstruksi besar di Indonesia, dengan kehadiran yang kuat di pasar domestik melalui kontribusinya dalam proyek-proyek infrastruktur nasional seperti bandara, jembatan, terowongan, dan jalan. Di sektor real estat, PASIFIK GROUP terlibat dalam pengembangan dan pengelolaan pusat perbelanjaan serta apartemen.

 

Di sektor perdagangan, grup ini memainkan peran penting dalam distribusi makanan, farmasi, dan kosmetik. Tidak hanya beroperasi di Indonesia, tetapi juga di berbagai negara di kawasan Asia Pasifik, PASIFIK GROUP memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan ekonomi Indonesia. PASIFIK GROUP berkomitmen pada inovasi, kualitas, dan pertumbuhan berkelanjutan melalui portofolio yang beragam serta pengaruh regionalnya. Dampaknya melampaui Indonesia, turut mendorong kemajuan regional dan perkembangan ekonomi.

 

PASIFIK GROUP adalah perusahaan multidisiplin di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, dan telah berkembang menjadi salah satu perusahaan paling sukses di Indonesia. Melalui investasi dan pengembangan yang berkelanjutan, kami terus berinovasi di berbagai bidang, berinvestasi serta memperluas usaha di berbagai industri di Indonesia, serta memiliki posisi yang kuat di pasar global, khususnya pada industri yang memanfaatkan sumber daya alam Indonesia, dengan manajemen yang stabil dan berkelanjutan. PASIFIK GROUP berkomitmen menjadi penggerak utama pembangunan Indonesia, dan akan terus berinvestasi serta berekspansi untuk mencapai daya saing global. Terima kasih.

 

VISI KAMI


"Menjadi perusahaan yang berkembang dengan membentuk sinergi antara anak peruhsaan melalui koordinasi, kontrol dan manajemen yang dilakukan oleh perusahaan induk."

 

MISI KAMI
 

1. Meningkatkan profitabilitas perusahaan dan bekerja berdasarkan kepuasan pelanggan

2. Berperan aktif menyelesaikan masalah pembangunan nasional secara profesional dengan pekerjaan yang optimal dan efisien

 

3. Berperan serta dalam pembangunan nasional (Proyek PSN dan yang lainnya)

4. Bekerja sama dengan Pemda dan Pemerintah Pusat menguatkan ekonomi global

1

 

Denpasar – Di balik keindahan Bali tersembunyi krisis sampah yang serius. Lebih dari 3.800 ton sampah dihasilkan setiap hari, 60% di antaranya tidak diolah dengan benar dan dibuang ke sungai atau laut, atau dibakar secara sembarangan.

I Komang Gede Subudi, seorang aktivis lingkungan dan Direktur Badan Kesehatan Masyarakat Internasional Bali (BIPPLH), menunjukkan bahwa krisis sampah ini tidak hanya menyebabkan pencemaran lingkungan tetapi juga merusak citra internasional Bali dan mengancam kesehatan masyarakat.

Percaya bahwa teknologi merupakan solusi penting untuk masalah ini, ia menyebutkan beberapa pendekatan teknologi, termasuk:

* Sensor Volume Sampah TPA (TPS)

* Big data dan peta pemantauan sampah digital

* Aplikasi yang memungkinkan warga untuk melaporkan sampah ilegal

Direktur Subudi juga menekankan pentingnya pengurangan signifikan produksi sampah dengan memanfaatkan insinerator sampah. Jika dirancang dan dioperasikan dengan benar, insinerator tidak hanya aman tetapi juga dapat berkontribusi pada produksi energi.

Grup Pasifik, yang dipimpinnya, telah melakukan uji coba mesin pengolahan sampah buatan Korea di beberapa wilayah, termasuk Tangerang. Mesin ini dapat membakar 100 kg sampah per jam tanpa menghasilkan asap berbahaya, hanya menyisakan 5% abu, yang bahkan dapat dikomposkan.

Subudi menyatakan bahwa ia siap bekerja sama dengan pemerintah provinsi Bali untuk mewujudkan "Bali Bebas Sampah". Ia juga menekankan bahwa karena industri pariwisata memiliki dampak signifikan terhadap produksi sampah, sistem pengelolaan sampah terpadu, program edukasi bagi wisatawan, dan audit digital bagi pelaku usaha sangat diperlukan.

Meskipun teknologi penting, Subudi menekankan bahwa pendekatan sosial dan budaya adalah kuncinya. Ia mencatat bahwa pendidikan, keterlibatan masyarakat, dan kerja sama dengan pemerintah dan tradisi Bali sangat penting.

"Jika Bali menggabungkan teknologi dengan kearifan lokal, ia dapat menjadi model global," katanya. Ia juga memuji program "Bali Go Green" pemerintah provinsi Bali dan inisiatif pengelolaan sampah berbasis desa.

Follow us My Instagram

Name *
Email *
Address *
Message *
Empty